Kupikir takkan kurasa nyaman ini
Setelah hati ini beku dan tinggalkan jejak perih
Kupikir takkan ada indah ini
Setelah pendar merah jambu berubah biru
Geliat rasa dihati menyeretku jauh
Memaksa tuk terima getar ini lagi
Sensasi hangat ini mengalir bak sinar mentari
Kurasa nuansa musim semi yang bak pelangi
Kau hadir saat ku rapuh
Rapuh dari keterpurukan
Rapuh dari keputus asaan
Ada
asa yang coba ditawarkan
Walau ini hanya awal yang ku tak tau
Kemana langkah ini akan berujung
Aku takut melambungkan asa
Melambungkan hasrat hingga ke bintang
Karena ketika terjatuh akan sakit
Aku takut tuk pejamkan mata dan bermimpi
Karena ketika terjaga semua akan sirna
Haruskah kuyakinkan langkah
Yang dulu pernah kususuri
Dan akhirnya tak mampu kulewati
Sanggupkah kau selami dasar hatiku
Dan berlayar arungi asa dan harapan
Yang pernah pupus ditelan gerimis hati
Aku ragu….
Aku bimbang…..
Bagaimana ini?
Tolong, biarkan aku resapi dingin embun pagi
Biarkan aku bersimpuh di sudut malamku
Semoga akan ada hangatnya mentari
Semoga akan ada sinaran bulan
Semoga akan ada pendaran gemintang
Yang temaniku saat bersamamu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar